Lengkong, 22 Juli 2025 — Badan Pertanahan Nasional (BPN) menggelar kegiatan sosialisasi dua program strategis nasional, yakni Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di Desa Lengkong pada hari Selasa, 22 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Lengkong dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk narasumber dari Kantor Pertanahan Kabupaten Banjarnegara untuk program ILASPP, serta IPTU Saripin, S.H. dari Polres Banjarnegara sebagai narasumber program PTSL. Forkopinca turut diwakili oleh Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan, bersama dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Lengkong dan seluruh perangkatnya, Ketua RT, serta warga masyarakat setempat.
Dalam sosialisasi ini, warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas tanah. Program ILASPP ditujukan untuk memperkuat penataan ruang, meningkatkan keamanan kepemilikan tanah dan ruang, serta meningkatkan administrasi pertanahan di Indonesia khususnya di Desa Lengkong.
Sementara itu, untuk program PTSL, BPN menetapkan kuota maksimal sebanyak 500 bidang tanah yang akan didaftarkan dan disertifikatkan di Desa Lengkong. Proses pengukuran tanah untuk program PTSL direncanakan akan dimulai pada akhir bulan Juli hingga Agustus 2025.
Kepala Desa Lengkong dalam sambutannya mengajak seluruh warga untuk mendukung program ini dengan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan dan bekerja sama dengan tim pengukur di lapangan. “Kesempatan ini sangat berharga, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki sertipikat. Kita dukung bersama demi kepastian hukum atas tanah yang kita miliki,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari warga. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pelaksanaan ILASPP dan PTSL di Desa Lengkong dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat