Lengkong, 12 Juli 2025 – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah, Pemerintah Desa Lengkong menggelar acara pengajian umum dan santunan yatim piatu pada Sabtu malam Minggu, 12 Juli 2025, bertempat di lapangan Desa Lengkong. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri ratusan warga masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Lengkong beserta jajaran perangkat desa, Camat Rakit bersama unsur Forkopimca (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan), serta para tamu undangan lainnya. Sebanyak 42 anak yatim dan piatu dari wilayah Desa Lengkong turut hadir dan menerima santunan secara simbolis dalam acara tersebut.
Pengajian umum diisi oleh penceramah kondang, Kompol H. Pujiono, S.H., M.M., yang saat ini menjabat sebagai Wakapolresta Pekalongan. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema tentang pentingnya sodakoh (sedekah) dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama.
Ketua panitia kegiatan, Ahmad Fadholi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh dana yang digunakan dalam kegiatan ini bersumber murni dari swadaya masyarakat Desa Lengkong. “Alhamdulillah, dari kebersamaan dan kepedulian warga, kami berhasil mengumpulkan dana sebesar tidak kurang dari Rp117.000.000. Dana tersebut digunakan untuk keperluan operasional kegiatan/lomba, pemberian santunan kepada 42 anak yatim/piatu masing-masing sebesar Rp1.750.000, serta bantuan untuk 80 orang kaum dhuafa sebesar Rp300.000 per orang,” terang Fadholi.
Suasana haru dan syukur menyelimuti acara saat prosesi penyerahan santunan dilakukan. Para warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Acara ini tidak hanya menjadi momentum spiritual untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat Desa Lengkong.
Pemerintah Desa Lengkong melalui Kepala Desanya Bpk. Makhadi mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi, khususnya para donatur dan relawan, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa yang akan datang sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keislaman dan sosial di tengah masyarakat.