LENGKONG_Pada hari Kamis, 13 Februari 2025, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Lengkong menggelar kegiatan penting yang bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular. Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Lengkong pada pagi hari dan diselenggarakan oleh kader kesehatan bersama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Rakit 2.
Kegiatan Posyandu ini dirancang untuk menyasar warga masyarakat yang berusia di atas 15 tahun, dengan tujuan utama melakukan skrining kesehatan dan deteksi dini berbagai penyakit tidak menular (PTM) yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat menjadi fokus utama pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dalam kegiatan ini.
Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan Posyandu ini dimulai dengan pendaftaran peserta yang dilakukan oleh kader kesehatan desa. Setelah itu, warga yang hadir langsung diarahkan untuk mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi:
- Pengukuran Berat Badan (BB): Menilai apakah seseorang memiliki berat badan yang ideal atau berisiko mengalami obesitas, yang dapat memicu berbagai penyakit tidak menular.
- Pengukuran Tinggi Badan (TB): Untuk mengukur status pertumbuhan tubuh secara umum dan menghitung indeks massa tubuh (IMT).
- Pengukuran Lingkar Perut: Salah satu indikator untuk mengetahui risiko penyakit jantung dan gangguan metabolisme lainnya. Pengukuran ini penting untuk melihat apakah seseorang berisiko mengalami obesitas abdominal.
- Pemeriksaan Kolesterol: Skrining kolesterol darah sangat penting karena kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam pembuluh darah, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
- Pemeriksaan Gula Darah: Skrining gula darah dilakukan untuk mendeteksi adanya diabetes mellitus. Pemeriksaan ini sangat penting, terutama bagi individu dengan faktor risiko tinggi seperti kelebihan berat badan dan riwayat keluarga diabetes.
- Pemeriksaan Asam Urat: Menilai kadar asam urat dalam darah untuk mencegah dan mendeteksi kondisi seperti gout, yang dapat menyebabkan nyeri sendi yang hebat.
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Pelaksanaan skrining ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular, yang sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas. Dengan deteksi dini, warga masyarakat dapat segera menerima penanganan yang tepat sebelum penyakit tersebut berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar lebih aktif dalam menjaga kesehatan diri sendiri, melalui pendekatan yang lebih dekat dengan warga, yaitu melalui peran serta kader kesehatan yang telah dilatih, serta tenaga medis dari Puskesmas Rakit 2 yang memberikan edukasi kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Peran Kader Kesehatan dan Tenaga Kesehatan
Kader kesehatan berperan penting dalam menyukseskan kegiatan ini, dengan memberikan informasi dan pendampingan kepada warga yang hadir. Mereka tidak hanya membantu dalam proses administrasi dan pendaftaran, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya deteksi dini terhadap PTM. Tenaga kesehatan dari Puskesmas Rakit 2 juga sangat berperan dalam melakukan pemeriksaan medis serta memberikan konseling terkait hasil skrining yang didapatkan.
Harapan untuk Masyarakat
Kegiatan Posyandu dengan sasaran deteksi dini PTM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan peduli terhadap kondisi kesehatannya. Dengan adanya skrining kesehatan yang dilakukan secara rutin, diharapkan angka kejadian penyakit tidak menular dapat ditekan, serta kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.
Posyandu dengan sasaran deteksi dini penyakit tidak menular yang dilaksanakan di Desa Lengkong pada 13 Februari 2025 ini merupakan inisiatif yang sangat positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, serta pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat, diharapkan warga dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan menghindari risiko penyakit serius yang dapat mengancam kesehatan jangka panjang.